Kamis, 10 April 2014

Aplikasi Android untuk Pecinta Sepeda ((balapan virtual)


Beberapa bulan terakhir ini tampaknya tren bersepeda sedang melonjak, banyak sekali orang semakin sadar pentingnya bersepeda untuk menjaga kesehatan, maupun untuk sekedar berkomunitas. Sebenarnya sepeda adalah alat transportasi yang paling pas untuk daerah perkotaan yang mulai penuh dengan mobil-mobil.
Bagi Anda yang suka bersepeda dan sekarang menggunakan hape Android, berikut ini ada 3 aplikasi yang patut dicoba untuk mengukur jarak tempuh, kecepatan, kalori yang terbakar, dan sebagainya.
1. Endomondo
Endomondo mungkin adalah aplikasi paling populer di kalangan pesepeda, aplikasi ini tersedia secara gratis di Android Market dan ada juga yang versi Pro (berbayar). Fitur-fitur Endomondo yang gratis cukup lengkap koq, bisa setting berat badan, online tracking, bisa terhubung sama sensor eksternal, perhitungan kalori dan mempunyai fasilitas social networking. Endomondo juga bisa buat jenis olah raga lainnya.

 


2. Strava
Strava mempunyai fitur yang nggak jauh beda sama Endomondo, yaitu melakukan tracking, kemudian menampilkan jarak tempuh, kecapatan rata-rata, dan rute jalan. Strava juga memiliki sistem online yang menampilkan banyak data tentang workout yang telah dilakukan. Tapi untuk mendapatkan data yang lengkap Anda harus mengupgrade akun menjadi Premium.
3. MapMyRIDE
MapMyRIDE juga mempunyai fitur utama yang sama dengan Endomondo dan Strava, hanya saja ada satu fitur yang menarik menurut saya, yaitu informasi nutrisi. Jadi Anda bisa bisa mentargetkan kalori yang akan Anda bakar, lalu Anda bisa melihat perkembangan berat badan, dan informasi nilai kalori berbagai jenis makanan.
Sekian, silakan pilih mana yang paling Anda sukai. Maaf jika informasi kurang lengkap, karena memang saya berharap Anda mencobanya sendiri. Masih banyak aplikasi sejenis yang tersedia di Android Market.
Selamat mencoba.

PANCAROBA

Pancaroba adalah masa peralihan antara dua musim utama di daerah iklim muson, yaitu antara musim penghujan dan musim kemarau. Dalam pranata mangsa yang dikenal di Pulau Jawa, pancaroba antara musim penghujan dan musim kemarau (biasa terjadi pada bulan Maret dan April) disebut sebagai mangsa (musim) marèng, sementara pancaroba antara musim kemarau dan musim penghujan (biasa terjadi pada bulan Oktober hingga Desember) disebut mangsa labuh.

Masa pancaroba biasa ditandai dengan tingginya frekuensi badai, hujan sangat deras disertai guruh, serta angin yang bertiup kencang. Pada masa pancaroba biasanya frekuensi orang yang menderita penyakit saluran pernapasan atas, seperti pilek atau batuk, relatif meningkat. Masa ini juga banyak ditandai dengan perilaku khas beberapa hewan dan tumbuhan. Pada masa marèng, umpamanya, tonggeret akan memasuki musim kawin dan mengeluarkan suara yang khas. Pada masa labuh, rayap akan mencapai tahap dewasa dan keluar dari liang di tanah sebagai laron.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, diunduh 10 April 2014.

Kamis, 03 April 2014

Mengukur Kekuatan Fisik dengan VO2Max

Dalam olahraga istilah VO2Max tentu bukanlah asing. Apa VO2Max itu? Kenapa atlet apabila di test VO2Max begitu takut untuk melakukan dan mengetahui hasilnya?. VO2 max adalah volume maksimal O2 yang diproses oleh tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan yang intensif. Volume O2 max ini adalah suatu tingkatan kemampuan tubuh yang dinyatakan dalam liter per menit atau milliliter/menit/kg berat badan.

Kita perlu ketahui juga faal dari tubuh manusia. Setiap sel membutuhkan oksigen untuk mengubah energi makanan menjadi ATP (Adenosine Triphosphate) yang siap pakai untuk kerja tiap sel yang paling sedikit mengkonsumsi oksigen adalah otot dalam keadaan istrahat. Sel otot yang berkontraksi membutuhkan banyak ATP. Akibatnya otot yang dipakai dalam latihan membutuhkan lebih banyak oksigen. Sel otot membutuhkan banyak oksigen dan menghasilkan CO2. Kebutuhan akan Oksigen dan menghasilkan CO2 dapat diukur melalui pernafasan kita.

Dengan mengukur jumlah oksigen yang dipakai selama latihan, kita mengetahui jumlah oksigen yang dipakai oleh otot yang bekerja. Makin tinggi jumlah otot yang dipakai maka makin tinggi pula intensitas kerja otot.

Tingkat Kebugaran dapat diukur dari volume Anda dalam mengkonsumsi oksigen saat latihan pada volume dan kapasitas maksimum. Kelelahan atlet yang dirasakan akan menyebabkan turunnya konsentrasi sehingga tanpa konsentrasi yang prima terhadap suatu permainan, sudah hampir dipastikan kegagalan yang akan diterima.

Cepat atau lambatnya kelelahan oleh seorang atlet dapat diperkirakan dari kapasitas aerobik atlet yang kurang baik. Kapasitas aerobik menunjukkan kapasitas maksimal oksigen yang dipergunakan oleh tubuh (VO2Max). Dan seperti kita tahu, oksigen merupakan bahan bakar tubuh kita. Oksigen dibutuhkan oleh otot dalam melakukan setiap aktivitas berat maupun ringan.

Dan semakin banyak oksigen yang diasup/diserap oleh tubuh menunjukkan semakin baik kinerja otot dalam bekerja sehingga zat sisa-sisa yang menyebabkan kelelahan jumlahnya akan semakin sedikit. VO2Max diukur dalam banyaknya oksigen dalam liter per menit (l/min) atau banyaknya oksigen dalam mililiter per berat badan dalam kilogram per menit (ml/kg/min). Tentu, semakin tinggi VO2 max, seorang atlet yang bersangkutan juga akan memiliki daya tahan dan stamina yang istimewa.
Sekalipun memiliki stamina yang istimewa, atlet tetap harus memiliki penguasaan teknik cabangnya dengan baik. Sebab, dengan teknik yang baik, sang atlet akan efisien dalam bertarung. Artinya, sekalipun lawannya memiliki stamina yang istimewa, tetapi teknik pas-pasan, atlet kita yang bakal menang.


Bagaimana mengukur VO2 max ?
Sebagai pertimbangan dalam mengukur VO2 max adalah tes harus diciptakan demikian rupa sehingga tekanan pada pasokan oksigen ke otot jantung harus berlangsung maksimal. Kegiatan fisik yang memenuhi criteria ini harus:
1. melibatkan minimal 50 % dari total masa otot. Aktivitas yang memenuhi criteria ini adalah lari, bersepeda, mendayung. Cara yang paling umum dilakukan dengan lari di Treadmill, yang bisa diatur kecepatan dari sudut inklinasinya
2. Lamanya tes harus menjamin terjadinya kerja jantung maksimal. Umumnya berlangsung 6 sampai 12 menit.
Salah satu alat ukur VO2Max adalah metode Cooper Test, metode ini cukup sederhana, tanpa biaya yang mahal dan akurasinya cukup wajar. Yakni atlet melakukan lari/jalan selama 12 menit pada lintasan lari sepanjang 400 meter. Setelah waktu habis jarak yang dicapai oleh atlet tersebut dicatat.
Rumus sederhana untuk mengetahui VO2Maxnya adalah : Jarak yang ditempuh dalam meter – 504.9) / 44.73.
Contoh : Budi melaksanakan Cooper Test dengan lari selama 12 menit, jarak yang dicapai (2600 meter – 504.9) dibagi 44.73 = 46.83881 mls/kg/min

Mahasiswa Purnomo belajar untuk meningkatkan kebugaran fisik dengan diukur secara obyektif menggunakan VO2 Max.

CARA MENINGKATKAN VO2 MAX

Selain berdasarkan genetika, kemampuan memiliki level VO2 max yang tinggi juga didasarkan dari program latihan yang diterapkan. Program latihan terbaik yang mampu memaksimalkan level VO2 max adalah yang latihan yang intensitasnya mampu menghasilkan VO2 max, atau dengan kata lain, latihan yang membuat Anda mampu bernafas sekuat mungkin.
Tidak ada angka intensitas tertentu yang mampu menghasilkan VO2 max, yang ada adalah tingkatan intensitas tertentu karena konsumsi oksigen bersifat terus naik saat melakukan aktivitas berintensitas berapapun tingginya. Karena itu pula, ada beberapa cara untuk mencapai VO2 max 100 % dalam latihan.

Salah satu cara termudah menghasilkan VO2 max Anda adalah berlari secepat dan sekuat mungkin yang Anda mampu selama 6 menit. Jadi Anda bisa melakukan latihan VO2 max yang terdiri atas pemanasan 10 menit, berlari secepat mungkin selama 6 menit, dan pendinginan selama 10 menit.
Namun cara tersebut bukanlah latihan terbaik untuk mencapai VO2 max karena setelah menit keenam, Anda akan merasa sangat lelah. Yang lebih dianjurkan adalah melakukan beberapa jenis latihan lain berdurasi lebih pendek yang berintensitas sama atau lebih tinggi yang terbagi atas beberapa periode pemulihan. Cara ini akan membuat seorang atlet mencapai level VO2 max 100 % sebelum merasa lelah. Cara yang lainnya adalah dengan cara sedikit mengulang intensitasnya kembali dan melakukan beberapa interval yang lebih lama.

Contoh Program Latihan VO2 max

  • Interval 30/30 dan 60/60
    Kita mulai dengan interval 30/30. Setelah pemanasan dengan jogging minimal selama 10 menit, berlarilah sekuat mungkin selama 30 detik (dengan perkiraan mampu Anda lakukan selama 6 menit), lalu kembali jogging selama 30 detik. Lakukan berulang-ulang bergantian sampai jumlah masing-masing adalah 12. Tingkatkan jumlahnya masing-masing sampai maksimal 20 kali. Jika sudah, lakukan cara yang sama dengan metode interval 60/60. Lakukan metode interval 60/60 dengan jumlah masing-masing minimal sebanyak 6 kali dan maksimal sebanyak 10 kali.

  • Interval Jalur Menanjak
    Pilihlah jalur yang menanjak. Lakukan pemanasan dengan jogging minimal selama 10 menit, lalu berlarilah sekuat tenaga di jalur menanjak selama 2-3 menit (tentukan dulu sebelum mulai), lalu kembali jogging selama 10 menit, dan ulangi lagi tahapannya. Pilihlah sebanyak 4 kali untuk cara 2 menit atau 3 kali untuk cara 3 menit. Untuk tahapan mahir, Anda bisa melakukan sebanyak 10 kali 2 menit atau 7 kali 3 menit. Sebaiknya pilihlah kecepatan berlari yang cukup menantang Anda lakukan. Jangan sampai Anda tidak mampu melakukan sebelum menyelesaikan metodenya, atau jangan sampai pula Anda merasa masih mampu melakukannya lagi ketika sudah menyelesaikan.
  • Interval Laktat
    Metode ini adalah latihan VO2 max yang terberat. Pastikan Anda sudah benar-benar menjalankan dan menguasai metode interval 30/30, 60/60, dan jalur menanjak sebelum mulai melakukan metode interval laktat ini. Lakukan metode interval laktat di jalur/trek khusus berlari. Lakukan pemanasan dengan jogging minimal selama 10 menit, lalu berlarilah dengan jarak 800-1200 meter mengelilingi trek, lalu kembali jogging sejauh 400 meter.
    Pilihlah jarak interval 800 meter terlebih dahulu sebelum meningkat menjadi interval 1200 meter hingga total jaraknya adalah 5000 meter atau 5 km. Jadi urutannya dari jarak yang paling pendek adalah misalnya 6-7 x 800 meter, lalu 5 x 1000 meter, dan 4 x 1200 meter. Sekali lagi ingatlah, pilihlah kecepatan berlari yang cukup menantang Anda lakukan tanpa harus melambat.
Latihan untuk memaksimalkan VO2 max memang berat sehingga banyak atlet yang tidak mau melakukannya. Namun, Anda bukan seorang atlet kebanyakan seperti itu bukan? Anda ingin menjadi yang terbaik bukan? Rasakanlah manfaat meningkatkan kemampuan Anda dan buatlah komitmen untuk melakukan latihan VO2 max. Maka Anda akan merasakan manfaatnya yang luar biasa.

Profesi Petani Tidak Dilirik Kaum Muda

Image menjadi petani selalu hidup miskin dengan ketiadaan lahan serta produktivitas yang rendah, membuat kaum muda enggan.

Usia tenaga kerja di bidang pertanian khususnya pangan dan holtikultura semakin menurun. Mayoritas tenaga kerjanya berusia rata-rata 45-60 tahun. Hal ini dikemukakan oleh Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan, dalam workshop Managing Agro-Forestry, Selasa (2/10), di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Anak muda banyak yang tidak tertarik ke pertanian. Padahal, usia tua sudah mulai tidak produktif lagi,” kata Rusman.
Gambar 1. Wanita tua di lahan sawah miliknya
 Alasan anak muda tidak tertarik bekerja di pertanian karena image menjadi petani selalu hidup miskin dengan ketiadaan lahan serta produktivitas yang rendah. Menurutnya, perlu mekanisasi pertanian agar pemuda mau mengembangkan pertanian. Wamen bahkan mengusulkan petani bisa menggunakan baju seragam tertentu sehingga mereka bangga dengan profesinya tersebut.
Pemerintah juga perlu memperbaiki infrastruktur seperti bendungan irigasi yang kini sebagian besar tingkat kerusakannya mencapai lebih dari 50 persen. Diakui Wamen, kontribusi pertanian dalam penyediaan lapangan masih cukup besar. Bahkan mampu menyerap 33 persen dari 120 juta lapangan kerja yang ada di Indonesia.
Kendati demikian, kontribusi pertanian dalam penyediaan lapangan kerja dan pendapatan domestik bruto nasional makin menurun dibandingkan 40 tahun lalu. Tahun 1970 sekitar 64 persen bekerja di sektor pertanian. Memberikan kontribusi 53 persen untuk PDB. Saat ini penyediaan lapangan kerja hanya 33 persen dan 14,72 persen untuk PDB.
Gambar 2. Membajak sawah cara tradisional
 “Kontribusinya memang semakin kecil. Tapi perdagangan produk perkebunan masih surplus tapi untuk pangan dan holtikultura masih defisit,” ujar Rusman.
Dekan Biologi UGM Retno Peni Sancayaningsih mengatakan, kepedulian pemerintah kepada petani dalam bentuk fasilitas alat semi mekanis masih sangat minim. Padahal mayoritas masyarakat miskin masih ada di pedesaaan dan kebanyakan berprofesi petani.
“Tentunya pemerintah tidak akan bisa mengembangkan penanaman modal asing untuk pertanian jika dukungan infrastruktur belum dibenahi,” ujar Retno.

Pustaka
Olivia, L.P. (2 Oktober 2012). Profesi Petani Tidak Dilirik Kaum Muda. Artikel National Geographic Indonesia. Diambik pada tanggal 3 April 2014, dari http://nationalgeographic.co.id/berita/2012/10/profesi-petani-tidak-dilirik-kaum-muda