Kamis, 04 Juni 2015

Lebih dari 10 Tahun tidak ganti nomor??

Apabila ada orang yang tidak mengganti nomor HP lebih dari sepuluh tahun, kemungkinan orang tersebut dapat dipercaya.
Mengapa layak dapat dipercaya? berikut alasan-alasannya:
SIM-Card
  1. Merasa nyaman dengan nomornya, tidak takut di dikejar dan ditagih hutang.
  2. Suka menolong, tidak takut direpoti oleh orang lain. Mungkin ada teman atau kenalan lama tiba-tiba menghubungi Anda karena perlu bantuan.
  3. Suka bernostalgia, berharap teman lama masih mencarinya, walaupun telah berpisah bertahun-tahun.
Dari beberapa alasan tersebut, tidak mengganti nomor HP lebih dari 10 tahun, hanya menggunakan 1 nomor, aktiv 24 jam per-hari, oarang ini pantas untuk dipercaya.
Faktanya saya memiliki nomor sejak tahun 2003.
..hehe Gubraaak.. #songong :)

Kamis, 28 Mei 2015

Matahari tepat berada di atas Ka'bah

Docopy dari : http://krjogja.com/read/261853/sore-ini-matahari-tepat-di-atas-kabah.kr

Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka'Bah
Fenomena alam istiwa adham Ka'bah atau matahari tepat berada di atas Ka'bah, akan terjadi pada Kamis (28/05/2015) pukul 16:18 WIB sore ini. Pada saat ini juga merupakan waktu yang tepat untuk mencocokkan arah kibal (yaumul rashdil qiblah).

Sebagaimana dilansir www.elbilad.net, peristiwa matahari tepat berada di atas Ka'bah (yakni berada pada koordinat 21,4' LU dan 39,8' BT) terjadi pada pukul 12:27 waktu Saudi, bertepatan pukul 16:18 WIB atau 17.18 WITA di Indonesia. Karena saat itu matahari istiwa (berada) di atas Ka'bah, maka otomatis bayang-bayang objek tegak di seluruh dunia akan lurus ke arah Kiblat.

Karena kedudukan matahari di atas Ka'bah yang menyebabkan bayangan tegak di seluruh dunia searah Kiblat. Di daerah mana pun yang mampu menerima sinar matahari pada jam itu, umat Islam bisa menera arah Kiblat dengan sederhana, namun terjamin akurasinya. Arah lawan bayangan itulah arah Kiblat berada, karena jam itu posisi matahari tepat berada di atas Ka'bah. pengukuran arah Kiblat yang memanfaatkan Rashdul Qiblah berpedoman matahari adalah navigasi yang telah Allah SWT berikan sejak dahulu.

Jadi dengan menghadap ke arah Matahari akan sama artinya dengan menghadap tepat ke arah kiblat. Sehingga seluruh pangkal bayangan benda yang berdiri tegak pun akan mengarah ke arah kiblat. Dengan begitu peristiwa ini dapat digunakan untuk mengoreksi atau meluruskan arah kiblat bagi seluruh umat muslim secara praktis dan akurat.

Jumat, 10 April 2015

Kenangan Mengikuti Building Run 2013 & 2015



 Diunduh dari :  http://lppmp.uny.ac.id/berita/adu-cepat-lari-naik-turun-gedung-lppmp.html

Adu Cepat Lari Naik-Turun Gedung LPPMP (2015)

Jumat (27/3-2015) LPPMP ramai didatangi calon peserta lomba LPPMP Building Run dalam rangka memeriahkan agenda DIES UNY Ke-51. Lomba adu cepat naik dan turun tangga gedung berlantai 4 ini diikuti oleh sekitar 75 peserta dari kalangan karyawan UNY. Peserta terdiri dari 50 peserta putra dan 25 peserta putri.
Start lomba lari

Lomba diawali dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh Dekan FMIPA Dr. Hartono, M.Si. selaku ketua panitia DIES UNY ke-51.  “Disini kebugaran peserta diuji,meskipun begitu peserta harus berhati-hati dalam ketika lari naik turun tangga”, pesannya.Kemudian acara dilanjutkan dengan sosialisasi aturan permainan oleh Eko Widodo, M.Pd., dan dilanjutkan dengan meninjau lintasan yang akan dilalui peserta.

Sekitar pukul 08.00, peserta giliran pertama mulai berlari dari garis start di lobi LPPMP. Dari 75 peserta, waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk satu kali putaran adalah sekitar 1 menit 30 detik. Untuk kategori putra (5 putaran) waktu tercepat diraih oleh Tri Pamungkas (Pascasarjana) dengan waktu 4 menit 48 detik, disusul Nurfianto (FIS) 4 menit 53 detik dan Wegig Pamungkas (FIP) 5 menit 3 detik. Sedangkan kategori putri (3 putaran) waktu tercepat diraih oleh Krismiyati (FIK) dengan waktu  4 menit 24 detik, disusul Ika Siwi (Keuangan) 4 menit 32 detik dan Dewi Setyaningrum (FIK) 4 menit 33 detik. Keenam peserta peraih waktu tercepat tersebut mendapatkan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Prof. Dr. Suwarna, M. Pd dan Eko Widodo, M.Pd. (bin)



 KENANGAN LOMBA TAHUN 2013 Hehe...

Diunduh dari : http://lppmp.uny.ac.id/berita/adu-cepat-building-run-di-lppmp.html


Adu Cepat "Building Run" di LPPMP (2013)

“Lomba yang membutuhkan kecermatan dan kehati-hatian”, begitu kurang lebih kata Dr. Haryanto, M.Pd, Dekan FIP sekaligus ketua panitia DIES UNY ke-49. 

Persiapan Lomba & Pemanasan

Jumat pagi (12/4-2013) LPPMP ramai didatangi calon peserta lomba LPPMP Building Run dalam rangka memeriahkan agenda DIES tahun 2013. Lomba yang mengharuskan peserta untuk adu cepat naik dan turun tangga gedung berlantai 4 ini diikuti oleh sekitar 80 peserta dari kalangan karyawan UNY. Peserta terdiri dari kurang lebih 60 peserta putra dan 20 peserta putri.
Beraksi :)

Lomba diawali dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh Dekan  FIP Dr. Haryanto, M.Pd , Wakil Dekan I FIP  Dr. Sugito, MA  dan didampingi ketua LPPMP Prof. Dr.  Zuhdan Kun Prasetyo, M.Pd selaku tuan rumah penyelenggara lomba. Upacara dimulai dengan sosialisasi aturan permainan oleh Dr. Ngatman Soewito, M.Pd. , kemudian sambutan dari ketua panitia DIES dan diakhiri dengan meninjau lintasan yang akan dilalui peserta.
Sekitar pukul 07.30, peserta giliran pertama mulai berlari dari garis start di lobi gedung orange. Dari 80 peserta, waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk satu kali putaran adalah sekitar 1 menit 30 detik. Untuk kategori putra (4 putaran) waktu tercepat diraih oleh Tri Pamungkas (LPPMP) dengan waktu 3 menit 54 detik, disusul Kiryono (FMIPA) 4 menit 12 detik dan Nusfiyanto (FIS) 4 menit 16 detik. Sedangkan kategori putri (2 putaran) waktu tercepat diraih oleh Rolisda (LPPMP) dengan waktu  2 menit 52 detik, disusul Dewi Widianingsih (Kepegawaian) 3 menit 4 detik dan Isti Wiyanti (FIP) 3 menit 22 detik. Keenam peserta peraih waktu tercepat tersebut mendapatkan piala dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Prof. Dr. Suwarna, M. Pd dan Dr. Ngatman Soewito, M.Pd diakhir acara.
Alkhamdulillah dapet piala Juara I

Lomba yang berlangsung hingga pukul 09.00 WIB ini berlangsung lancar dengan peserta yang cukup antusias berlomba meraih waktu tercepat, sampai-sampai ada seorang peserta yang seharusnya hanya diwajibkan berlari sebanyak dua putaran, justru melanjutkan larinya untuk putaran ketiga, untungnya panitia segera mengingatkan peserta tersebut untuk berhenti. “Untung akhirnya juara, kalau tidak kan malah tombok”, kata seorang peserta sambil bercanda dengan peserta lain.