Selasa, 02 Oktober 2012

Kotak-Kotak


Waktu kecil ada tebak-tebakan/plesetan “Apa bedanya katok (celana) dengan kotak” dan jawabanya adalah kalo katok (celana) bisa dikotak-kotak sedangkan kotak tidak bisa dikatok-katok.. menurutku tebakan ini terlalu memaksa..namanya juga plesetan..kalo ga kepleset pasti dijorokin ke parit…*nyemplung deh..
Ngomong-ngomong tentang kotak, aku punya beberapa baju dengan corak kotak-kotak..dari sekian baju yg kupunya *(halaaah..seolah-olah punya baju banyak) hampir semuanya pemberian, dan ada satu baju yg aku beli sendiri sekitar setahun yg lalu. Namun beberapa bulan belakangan ini..kok corak bajunya jadi trend banyak orang..wah dikiranya aku ikut-ikutan.
Baju saya mirip sekali dengan dresscodenya kampanye calon Gubernur DKI. Jadi kalo saya pake baju acap kali orang yang bilang jokowi..heh..hehe
Foto ini diambil saat sesi pemotretan sampul TTS ..haha..

Kita ketahui bahwa Joko Widodo sekarang telah terpilih sebagai Gubernur Jakarta. Meneurut beberapa praktisi kemenangan Jokowi terhadap Fauzi Bowo dikarenakan strategi yang jitu dari kubu jokowi, antara lain : 
1. Taplak meja di TPS, semua bermotif kotak-kotak, bukan bermotif kumis
2. Semua meja berbentuk kotak, tidak berbentuk kumis
3. Bilik suara juga berbentuk kotak
4. Makan yg dibagikan nasi kotak, bukan nasi kumis
5. yang disediakan hanya kotak suara, tidak ada kumis suara
6. minumanpun lebih banyak teh kotak, tidak ada teh kumis
7. kalau menangpun akan dihibur oleh band Kotak bukan band kumis..
kalo orang bego' pasti percaya ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar