Tulisan ini aku kutip..eh buka kutip, tp ku copas semuanya dari http://lppmp.uny.ac.id/berita/adu-cepat-building-run-di-lppmp.html
Sudah hampir setahun yang lalu..
Adu Cepat "Building Run" di LPPMP
Jumat
pagi (12/4) LPPMP ramai didatangi calon peserta lomba LPPMP Building
Run dalam rangka memeriahkan agenda DIES tahun 2013. Lomba yang
mengharuskan peserta untuk adu cepat naik dan turun tangga gedung
berlantai 4 ini diikuti oleh sekitar 80 peserta dari kalangan karyawan
UNY. Peserta terdiri dari kurang lebih 60 peserta putra dan 20 peserta
putri.
Lomba
diawali dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh Dekan FIP Dr.
Haryanto, M.Pd , Wakil Dekan I FIP Dr. Sugito, MA dan didampingi ketua
LPPMP Prof. Dr. Zuhdan Kun Prasetyo, M.Pd selaku tuan rumah
penyelenggara lomba. Upacara dimulai dengan sosialisasi aturan permainan
oleh Dr. Ngatman Soewito, M.Pd. , kemudian sambutan dari ketua panitia
DIES dan diakhiri dengan meninjau lintasan yang akan dilalui peserta.
Sekitar
pukul 07.30, peserta giliran pertama mulai berlari dari garis start di
lobi gedung orange. Dari 80 peserta, waktu rata-rata yang dibutuhkan
untuk satu kali putaran adalah sekitar 1 menit 30 detik. Untuk kategori
putra (4 putaran) waktu tercepat diraih oleh Tri Pamungkas (LPPMP)
dengan waktu 3 menit 54 detik, disusul Kiryono (FMIPA) 4 menit 12 detik
dan Nusfiyanto (FIS) 4 menit 16 detik. Sedangkan kategori putri (2
putaran) waktu tercepat diraih oleh Rolisda (LPPMP) dengan waktu 2
menit 52 detik, disusul Dewi Widianingsih (Kepegawaian) 3 menit 4 detik
dan Isti Wiyanti (FIP) 3 menit 22 detik. Keenam peserta peraih waktu
tercepat tersebut mendapatkan piala dan uang pembinaan yang diserahkan
langsung oleh Prof. Dr. Suwarna, M. Pd dan Dr. Ngatman Soewito, M.Pd
diakhir acara.
Lomba yang berlangsung hingga pukul 09.00 WIB ini berlangsung lancar dengan peserta yang cukup antusias
berlomba meraih waktu tercepat, sampai-sampai ada seorang peserta yang
seharusnya hanya diwajibkan berlari sebanyak dua putaran, justru
melanjutkan larinya untuk putaran ketiga, untungnya panitia segera
mengingatkan peserta tersebut untuk berhenti. “Untung akhirnya juara,
kalau tidak kan malah tombok”, kata seorang peserta sambil bercanda dengan peserta lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar